Kebutuhan akan energi listrik, tentu akan dirasakan oleh siapa saja. Begitu halnya dengan kebutuhan listrik di kantor yang tidak bisa dilepaskan. Untuk itu, Anda pun sangat perlu untuk melakukan perhitungan mengenai kebutuhan listrik ini. Dari mulai berkoordinasi dengan pihak kontraktor listrik, hingga melakukan perhitungannya sendiri. Lantas bagaimana cara menghitung besar kebutuhan listrik kantor tersebut? Simak trik dan langkah mudah dalam menghitungnya berikut ini!

Membuat Data Alat Elektronik dan Daya

 

Untuk memperkirakan berapa besaran kebutuhan listrik atau daya listrik yang digunakan, maka penting sekali mengetahui alat listrik apa saja yang ada dan berapa daya yang dipunyainya. Anda bisa terlebih dahulu membuat inventaris beberapa jenis perabot beserta dayanya. Dari mulai alat elektronik seperti perangkat komputer, AC, penggunaan lampu, dan hal lainnya.

Catat berapa besaran daya listrik yang dibutuhkan dari masing-masing peralatan tersebut. Sesuaikan juga dengan jumlah perabotan yang ada, jika memang terdapat 10 buah, maka daya listriknya pun pasti 10 kali lipatnya. Jika data tersebut sudah dibuat, maka Anda bisa kalkulasikan keseluruhannya.

Mencatat Perkiraan Tenggat Waktu

Maksud tenggat waktu di sini adalah perkiraan jam di mana semua peralatan listrik itu akan digunakan. Untuk kantor, kemungkinan semua alat elektronik tidak akan digunakan setiap hari nonstop. Kebanyakan, kantor hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu seperti siang hari. Sama halnya dengan hari libur, yang porsi waktu penggunaan alat listrik jadi berkurang bahkan tidak ada.

Tak hanya tenggat waktunya saja, pencatatan perihal beban puncak pemakaian listrik pun harus Anda perhatikan. Misalnya saja untuk penghitungan AC, Anda bisa komunikasikan dengan kontraktor hvac dalam memperkirakan penggunaannya. Dalam menghitung tenggat waktu, sebagai contoh terdapat 5 titik AC di kantor yang terus menyala di siang hari. Hitung saja dari pukul 08.00 sampai 18.00. Maka tenggat waktunya 10 jam, dan Anda bisa mengalikan dengan besaran daya yang digunakan per AC-nya.

Menghitung Secara Keseluruhan

 

Menghitung kebutuhan kantor tentunya bukanlah yang mudah. Perlu kecermatan dan ketelitian dalam melakukan perhitungannya beserta koordinasi dengan pihak kontraktor listrik. Namun, jika Anda sudah menghitung kebutuhan ini, akan memberikan keuntungan tersendiri. Jika Anda sudah mencatat seluruh perabotan yang digunakan, besaran dayanya, jumlah waktu penggunaan dan berapa banyak titiknya, maka waktunya Anda menghitung secara keseluruhan.

Anda bisa menghitungnya dengan mengalkulasikan daya perabot, waktu penggunaan dan besaran daya hingga dikalikan berapa banyak titik penggunaannya. Kemudian ditotalkan kembali dengan penambahan penggunaan daya bagi perabotan listrik lainnya di kantor.

Gunakan Listrik Berdaya Kecil atau Besar?

Jika untuk hunian, menggunakan peralatan listrik berdaya besar bisa sedikit menguntungkan. Seperti pada rice cooker, ketika besaran watt-nya tinggi maka speknya pun akan lebih tinggi. Jika pada berspek rendah Anda bisa memasak nasi sampai 2 jam, berbeda dengan spek tinggi yang maksimal 30 menit sudah matang. Hal tersebut bisa memberi pengartian bahwa penekanan jumlah angka pemakaian bisa diminimalisir dengan besaran daya.

Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku di kantor. Bisa dikoordinasikan dengan kontraktor mekanikal elektrikal, kalau perabotan sistem mekanik maupun elektrikal gedung bisa jadi berbeda. Jenis perabotan dan penggunannya pun berbeda. Seperti AC yang akan terus digunakan, maka penekanan angka pemakaian tidak berlaku. Dengan begitu, sebaiknya Anda memlih perabotan yang berspek rendah.

Jika penghitungan dirasa sulit, maka memiminta bantuan pada pihak kontraktor listrik atau orang yang ahli dalam masalah kelistrikan dan berbagai sistemnya bisa dijadikan anjuran. Bagaimana pun, Anda harus mengetahui perhitungan tersebut agar bisa perkirakan budgeting yang dibutuhkan nantinya. Pun sekaligus Anda bisa lebih mengantisipasi jikalau penggunaan terlalu membengkak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *